Harga tukang bangunan per hari
Harga tukang bangunan per hari pada 2025-2026 berkisar antara Rp100.000 – Rp250.000, tergantung keahlian dan lokasi. Umumnya, tukang batu/kayu dihargai Rp120.000 – Rp170.000, kenek (pembantu tukang) Rp90.000 – Rp130.000, dan mandor Rp200.000 – Rp250.000 ke atas. Upah tertinggi ada di DKI Jakarta (Rp165.000) dan terendah di DIY/NTT (Rp100.000).
Rincian Estimasi Upah Tukang Harian (2026-2027):
Kenek/Pembantu Tukang: Rp90.000 – Rp130.000
Tukang Batu/Kayu/Cat: Rp110.000 – Rp170.000
Tukang Besi/Listrik : Rp110.000 – Rp130.000
Kepala Tukang/Mandor : Rp180.000 – Rp250.000
Faktor yang Mempengaruhi Harga:
Lokasi:
Area Jabodetabek cenderung lebih tinggi dibandingkan daerah lain.
Keahlian:
Tukang ahli atau bersertifikat memiliki tarif lebih tinggi.
Jam Kerja:
Umumnya dihitung per 8 jam kerja (termasuk istirahat).
Catatan: Harga di atas adalah estimasi rata-rata dan dapat berubah sesuai kesepakatan serta tingkat kerumitan proyek.
Tukang Harian Tangerang siap bekerja dan memperbaiki rumah anda, tukang bangunan berpengalaman lebih dari 10 Tahun akan memberikan saran, solusi untuk permasalahan yang ada, gunakan jasa kami.
| HARGA TUKANG HARIAN | Nominal |
| 1.MANDOR | Rp.250.000 / hari |
| 2.TUKANG | Rp.200.000 / hari |
| 3.KENEK | Rp.150.000 / hari |
| * harga bisa berubah sewaktu – waktu |
Tukang harian adalah pekerja konstruksi atau jasa bangunan yang sistem pembayarannya berdasarkan jumlah hari kerja, bukan berdasarkan volume atau selesainya proyek. Upah mereka disesuaikan dengan tingkat kesulitan pekerjaan dan keahlian yang dimiliki, serta lebih cocok untuk pekerjaan berskala kecil, renovasi, atau pekerjaan spesifik yang membutuhkan fleksibilitas waktu.
Ciri-Ciri Tukang Harian
1.Sistem Pembayaran
Dibayar per hari kerja berdasarkan kesepakatan harga di awal.
2.Fleksibilitas:
Jadwal kerja dan jumlah pekerja dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek secara harian.
3.Fokus Pekerjaan:
Tanggung jawab lebih terfokus pada tugas spesifik sesuai keahliannya, seperti pemasangan keramik, plester dinding, atau perbaikan tertentu.
4.Kebutuhan Proyek:
Ideal untuk proyek yang tidak membutuhkan waktu lama, renovasi skala kecil, atau saat ada pekerjaan susulan yang tidak direncanakan.
5.Bahan Bangunan:
Material atau bahan bangunan biasanya disediakan langsung oleh pemilik proyek.
Perbandingan dengan Tukang Borongan
Pembayaran:
Tukang harian dibayar per hari, sementara tukang borongan dibayar per proyek atau volume pekerjaan secara keseluruhan.
Skala Proyek:
Tukang harian cocok untuk proyek kecil, sedangkan tukang borongan untuk proyek besar dan kompleks.
Tanggung Jawab:
Tukang harian memiliki tanggung jawab yang lebih spesifik, sementara tukang borongan bertanggung jawab atas keseluruhan proyek, termasuk mengelola tim, material, dan manajemen waktu.
| PERBAIKAN RUMAH : | Menangani masalah |
| GENTENG BOCOR | |
| TALANG AIR MAMPET | |
| ATAP RUMAH BOCOR | |
| GANTI ATAP BAJA RINGAN | |
| PLAFON REMBES | |
| DINDING RETAK / BERJAMUR | |
| KUSEN PINTU JENDELA RUSAK | |
| GANTI – PASANG LANTAI KERAMIIK | |
| dan banyak lagi masalah di rumah |
| RENOVASI RUMAH | Mengerjakan Pekerjaan Renovasi Rumah |
| BONGKAR RUMAH | Pekerjaan Bongkar Rumah Lama |


Mohon menghubungi saya ( Suhabdi ) seminggu / 3 hari sebelum di Survey, mohon maaf tidak bisa mendadak untuk melakukan survey lokasi pekerjaan renovasi rumah. Untuk rencana Bangun Rumah bisa konsultasi langsung lewat Whatsapp, Terima Kasih
